Mourning May

"Ayo cepat datang, entah siapa yang dinantikan nya!", kata sebuah suara di telfon penuh cemas.

Bergegas dan kemudian…. "dia sudah pergi".
Semua menyambut dengan wajah tertunduk, berusaha menguatkan satu sama lain padahal menyimpan air matanya masing-masing.

Ada yang kemudian menghampiri dan meminta, "Bisik kan sesuatu padanya, barangkali bisa lebih menenangkan, biarkan dia tau siapa yang datang". Terlalu banyak drama malam itu, hingga bingung siapa sebenarnya yang jadi pemeran utama.

"Kami pasti  tau satu sama lain, tak perlu banyak berkata, dia tau aku di sini".

Wajah nya penuh kesakitan, bahkan mata nya pun belum juga terpejam. Terlalu banyak yang berada di sekeliling. Hanya bisa berjarak dan memandang. "Aku datang".

 

In memoriam of a friend and lover.
Feb 1st ‘80 - May 3rd ‘07

I wanna be forgotten. And I dont wanna be reminded. Baby, please dont make this harder. 
(The Strokes - Whatever Happened)

2 Responses to “Mourning May”

  1. 'nenG ismA Says:

    iya!
    saya dapat merasakannya sekarang…

    saya mengerti kali ini kakakku

  2. Re Says:

    BAGUUUS

Leave a Reply